Optimalisasi Layanan Tata Usaha Sekolah Melalui Aplikasi Surat Mandiri Siswa Berbasis KIOSK Digital
DOI:
https://doi.org/10.66750/7q4bmm60Keywords:
Kiosk Digital, Layanan Mandiri, QR Code, Administrasi SekolahAbstract
Pelayanan administrasi Tata Usaha (TU) di Sekolah Menengah Atas (SMA) kerap menghadapi kendala berupa antrean panjang siswa dan rentannya pemalsuan dokumen fisik yang hanya mengandalkan stempel basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan administrasi melalui pengembangan “Aplikasi Surat Mandiri Siswa” berbasis self-service kiosk yang terintegrasi dengan validasi keamanan Quick Response (QR) Code. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) bermodel Waterfall. Sistem dievaluasi menggunakan pengujian Black Box untuk kelayakan fungsional dan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat penerimaan pengguna yang melibatkan staf TU dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kiosk digital berhasil memangkas alur birokrasi secara drastis, mengubah sistem pasif menjadi layanan mandiri yang efisien. Selain itu, integrasi QR Code terbukti efektif berfungsi sebagai tanda tangan digital yang menjamin autentikasi dokumen dan mencegah upaya pemalsuan. Hasil pengujian kelayakan mencatatkan skor rata-rata SUS sebesar 79,75 (kategori Layak), dengan rincian skor persepsi siswa 81,5 dan staf TU 78,0. Kesimpulannya, inovasi layanan mandiri ini terbukti krusial dalam mempercepat waktu pelayanan dan memperkuat pengamanan dokumen akademik di lingkungan sekolah.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT Rineka Cipta.
Brooke, J. (1996). SUS - A quick and dirty usability scale Industrial usability evaluation.
Chan, C. Y. T., & Petrikat, D. (2022). Self-Service Technology: Benefits and Challenges. Journal of Computer Science and Technology Studies, 4(2), 118–127. https://doi.org/10.32996/jcsts
Hidayat, N., & Hati, K. (2021). Penerapan Metode Rapid Application Development ( RAD ) dalam Rancang Bangun Sistem Informasi Rapor Online ( SIRALINE ). Jurnal Sistem Informasi Stmik Antar Bangsa, 1, 8–17. https://doi.org/https://doi.org/10.51998/jsi.v10i1.352
Masinambow, C. J. R., Lengkong, J. S. J., & Rotty, V. N. J. (2025). Inovasi Digital dalam Manajemen Sekolah : Meningkatkan Kinerja Pendidikan di Era Teknologi. Academy of Education Journal, 16(1), 8–17. https://doi.org/https://doi.org/10.47200/aoej.v16i1.2686
Parida, L., Serani, G., & Dike, D. (2024). Manajemen Transformasi Digital Pendidikan Sekolah Dasar Di Kabupaten Sintang. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 10(2), 883–898. https://doi.org/https://doi.org/10.31932/jpdp.v10i2.3921
Pressman, R. (2014). Software Engineering: A Practitioner’s Approach. McGraw-Hill Education, 2014.
Smith, M. L., Martin, A. K., Smith, M. L., & Martin, A. K. (2010). Communications of the Association for Information Systems Automating the Public Sector and Organizing Accountabilities Automating the Public Sector and Organizing Accountabilities. Communications of the Association for Information Systems Volume, 26. https://doi.org/https://doi.org/10.17705/1CAIS.02601
Subrata, T., & Aman, C. (2025). Criminal Act of Document Forgery Under Article 263 Paragraphs ( 1 ) and ( 2 ) of the Indonesian Penal Code. International Journal of Law and Society, 2(3), 271–275. https://doi.org/https://doi.org/10.62951/ijls.v2i3.712
Wulandari, A. F., & Suryadi, A. (2025). Media Teknologi dan Informatika Implementasi Arsip Digital Berbasis Web Dengan Integrasi QR Code Untuk Berkas Fisik Media Teknologi dan Informatika. Media Teknologi Dan Informatika, 2(2), 161–167. https://doi.org/https://doi.org/10.31294/mti.v2i2.9590


















